POMBO ISLAND “another exotic paradise in INDONESIA”

about the transportasion : Untuk mencapai kawasan Taman Laut Pulau Pombo, dapat ditempuh dengan cara, dari Ambon ke Tulehu atau ke Waai atau ke Liang melalui jalan darat dengan waktu ± setengah sampai satu jam.
Kemudian dilanjutkan melalui laut dari Tulehu ke Pulau Pombo atau dari Waai ke Pulau Pombo atau dari Waai ke Pulau Pombo atau dari Liang ke Pulau Pombo (15 menit) dengan menggunakan speed-boat pada musim barat. Sedangkan pada musim timur biasanya cuacanya buruk, sehingga diperlukan waktu yang lebih lama yaitu antara 20-30 menit.

what is POMBO ISLAND ? Sebagai negara kepulauan, wisata bawah laut menjadi salah satu asset di negara tercinta ini. Istana bawah laut yang cantik kian memperkaya pariwisata di negeri ini. Salah satunya, ada di Pulau Pombo, Maluku. Kawasan wisata laut ini mengundang decak kagum bagi siapapun yang pernah mengunjunginya. Keadaan alam Pulau Pombo dan perairan laut sekitarnya yang mempunyai kekhasan flora dan fauna beserta ekosistemnya yang perlu dilindungi dan perkembangannya yang berlangsung secara alami telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi sumber daya alam dengan kategori kawasan suaka alam.

ini dia PULAU POMBO :

Indah, bagaikan sebuah lukisan. Hal itulah yang mungkin tergambar ketika anda memasuki kawasan wisata laut Pulau Pombo.

Secara geografis Pulau Pombo ini terletak di antara Pulau Ambon dan Pulau Haruku dengan koordinat 128°22’09” BT dan 3°31’35” LS. Sedangkan secara administratrif pemerintahan kawasan ini termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Salahhutu, Kabupaten Maluku Tengah. Topografi lapangan kawasan konservasi ini pada umumnya datar dengan ketinggian rata-rata 0-4m di atas permukaan laut. Keadaan pantainya merupakan sebuah atol atau circular reef yang melingkari sebuah lagun dan tidak mengurung pulau. Kejernihan air laut di lagun memungkinkan tembus pandang ke dasar laut yang berupa taman laut yang indah. Pada waktu surut, daratan karang yang sangat indah ini muncul di permukaan laut.

Pulau yang terletak di kawasan Timur Indonesia ini memang memiliki sejuta keindahan. Lihat saja kecantikan lautnya. Believe it or not, air bening berwarna kehijauan itu, seakan mengundang setiap mata terbelalak menikmati setiap inchi ekosistem bawah laut itu. Mengarungi Pulau Pombo bagaikan membingkai lautan. Tak percaya? Tengok saja ke dasar laut. Air yang transparan itu seakan ingin menunjukkan betapa pulau tersebut memiliki kecantikan yang tiada duanya.

Dari beningnya air, anda bisa menikmati taman laut yang begitu menakjubkan. Deretan terumbu karang bersatu dengan ikan hias serta berbagai jenis kerang-kerangan di sana.
Cagar Alam/Taman Laut Pulau Pombo memiliki pemandangan laut berupa batu-batu karang yang sangat indah yang tersusun rapi sangat alamiah, dipadukan dengan kehidupan sebagai jenis ikan hias, zoo-plankton dan kerang-kerangan.

Kawasan konservasi ini juga merupakan tempat singgah dan bersarang salah satu jenis burung khas/endemik Maluku yaitu burung Pombo (Ducula bicolor) dan berbagai jenis burung lainnya.

Potensi perikanan utama di kawasan konservasi ini adalah ;

  • ikan puri (Stolephorus sp.)
  • momar (Decapterus sp.)
  • komu (Auxis thzard)
  • lema (Rastreliger kanagurta)
  • enis-jenis lolasi (caesionidae) serta moluska seperti kima (Tridacnidae)
  • bia jalang (Strombus luhuanus)
  • lola (Trochus niloticus)
  • bia kambing (Lambis sp.)
  • bia gengge (Nautilus pompilius)
  • japing-japing (Pinctada margaritifera)
  • dan jenis lain dari Cypreanidae, Strombidae, dan Connidae
Dari jenis-jenis moluska tersebut ada beberapa jenis yang langka atau sudah dilindungi seperti kima (Tridacnidae), lola (Trochus niloticus), bia gengge (Nautilus pompilius) dan triton trompet (Charonnia tritonis).

Berbagai jenis flora di Cagar Alam/Taman Laut Pulau Pombo sebagai hasil inventarisasi yang dilaksanakan pada tahun 1994/1995, di antaranya adalah : Kayu Marsegu (Nauclea orientalis), Croton sp., Salimuli (Cordia subcordata), Gumira pantai (Premna corymbosa), Sayur putih (Pisonia alba), Kayu mata ikan (Hernandia peltata), Hutung (Barringtonia asiatica), Beringin (Ficus benjamina), Ketapang (Terminalia catappa) dan Dadap (Erythrina variegata).

HOW BEAUTYFULL IS OUR INDONESIA!!!!!!
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s